Kapuslatan Dukung Penumbuhan Pengusaha Pertanian Milenial

By Admin


nusakini.com - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menargetkan jumlah pengusaha pertanian milenial dalam 5 tahun ke depan mencapai 2,5 juta orang. “Dalam 5 tahun ke depan, saya targetkan akan lahir pengusaha pertanian dari generasi milenial mencapai 2,5 juta orang,”.

Menurut SYL,generasi milenial harus dilatih dan diajak untuk memajukan sektor pertanian karena generasi milenial merupakan generasi penerus bangsa.

Seiring dengan Program Kementerian Pertanian untuk penumbuhan pengusaha pertanian milenial yang selalu disampaikan Menteri Pertanian dalam beberapa kesempatan, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) dalam hal ini Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) akan mendorong terus penumbuhan pengusaha-pengusaha pertanian milenial khususnya melalui Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan dan Swadaya (P4S) . Hal ini dapat dilihat banyaknya Pengusaha Muda Pertanian yang berasal dari P4S, seperti P4S Sanderina Sawangan, Depok. 

P4S Sanderina Sawangan, Depok mampu mengembangkan usaha tanaman anggrek dengan metode kultur jaringan dan . Hasil produk bibit anggrek berupa F1, F2, F3, dan bunga dipasarkan ke seluruh Indonesia, sedangkan rental di wilayah Jabodetabek. Omset usaha rata-rata 60 s.d 70 jt / bulan. Disamping itu setiap bulan menerima magang dan pelatihan baik perorangan maupun kelompok, serta kerjasama dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta.

Dalam kunjungannya Bustanul Arifin, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Kapuslatan) ke P4S Sanderina sawangan depok menyampaikan P4S dapat menjadi pusat tumbuhkembangnya para pengusaha pertanian milenial, dengan sentuhan teknologi dan daya kreasi, serta potensi yang dimiliki p4s .

P4S juga bisa menjadi role model bagi petani-petani lain dalam membangun bisnis pertaniannya. Karena P4S telah banyak melahirkan pengusaha-pengusaha muda pertanian, Ujar Kapuslatan. (romy)